January 18, 2020

Kuliner Tabaro Dange

Kuliner Tabaro Dange

Beberapa daerah di Indonesia menjadikan sagu sebagai keliru satu bahan pokok yang digunakan untuk kebutuhan pangan sehari-hari, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur, sagu lebih dikenal dibandingkan beras yang udah lekat sekali bersama dengan makanan pokok penduduk Indonesia. Sagu yang sanggup tumbuh tanpa mengenal musim, menjadikan bahan pokok ini sanggup diolah kapanpun. Sebagian dari penduduk Indonesia tentu saja familiar bersama dengan Papeda, olahan khas sagu yang menjadi keliru satu makanan pokok bagi penduduk Papua dan wilayah-wilayah lain di bagian timur Indonesia. Jika Papua mempunyai Papeda, Palu, kota yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah ini terhitung mempunyai panganan tradisional yang diolah dari sagu juga. Tabaro Dange namanya, makanan ini terbuat dari sagu dan dijadikan kudapan pilihan bagi penduduk sekitar.

Tabaro Dange mempunyai sebutan lain, penduduk Kota Palu menyebutnya terhitung bersama dengan nama Jepa. Camilan ini sangat khas karna proses pembuatannya masih tergolong tradisional, cuma gunakan tungku dan terhitung belanga yang terbuat dari tanah liat. Dengan menjaga ciri khas dari proses pembuatan dan juga alat-alat matang yang digunakan, dipercaya sanggup melindungi kualitas rasa dari Tabaro Dange. Terbuat dari campuran sagu dan kelapa parut, kudapan ini terhitung di sajikan bersama dengan tambahan isikan di dalamnya. Pembeli sanggup memilih pada ikan dan gula merah sebagai isinya. Kombinasi dari bermacam macam rasa yang diciptakan dari bahan dasar yang dicampur, membuat kudapan yang satu ini menciptakan rasa tersendiri saat mendarat di lidah para penikmatnya. Bagi para penikmat olahan dari bahan dasar sagu, Tabaro Dange harus ditambahkan ke dalam daftar wisata kuliner saat berada di Kota Palu.

Walaupun sempat susah dijumpai, Tabaro Dange kini jadi dijual di sebagian sudut di Kota Palu, layaknya di Taman Ria dan terhitung selama Jalan Cumi-cumi. Deretan ibu-ibu bersama dengan tungku dan belanganya jadi muncul ramai di tepi jalur di kala sore datang. Ini menjadi pemandangan unik dan khas kala berjalan-jalan di Kota Palu. Serunya lagi, Tabaro Dange ini dibikin langsung di tempat, jadinya para konsumen sanggup menyaksikan langsung proses pembuatan dari awal hingga selanjutnya siap disantap. Kudapan ini sangat tepat untuk dijadikan kawan bersantai sore-sore, ataupun menjadi pelengkap pembicaraan enjoy bersama dengan orang paling dekat di kala senggang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *