July 11, 2020

Kuliner Uta Kelo

Kuliner Uta Kelo

Berwisata di wilayah Indonesia tidak melulu berkata mengenai pemandangan alam yang indah ataupun keramahan dari penduduk lokal, namun terhitung mengenai bermacam macam makanan khas yang menggugah selera. Kuliner Indonesia yang kaya akan rasa, senantiasa membuat penasaran untuk mencicipi. Di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Donggala terkandung satu makanan dari Khas Suku Kaili yang merupakan suku asli wilayah Sulawesi Tengah yang sayang sekali untuk dilewatkan. Uta Kelo adalah nama dari makanan yang satu ini bersama dengan daun kelor sebagai bahan utamanya. Kelo sendiri dalam bhs Indonesia mempunyai arti daun kelor. Daun Kelor gampang sekali ditemukan di desa-desa yang menjadi wilayah daerah tinggal dari Suku Kaili.

Uta Kelo terbuat dari campuran daun kelor yang dimasak bersama dengan santan. Sekilas mungkin makanan yang satu ini mirip bersama dengan gulai daun singkong. Uta Kelo sanggup di sajikan bersama dengan memberikan bahan pendamping layaknya pisang kapok, udang, ataupun terong. Rasa khas Uta Kelo terletak pada kombinasi rasa gurih yang dihasilkan oleh santan dan juga rasa pedas yang dihasilkan oleh cabai rawit yang menjadi keliru satu bumbu utama dalam makanan satu ini. Bagi anda yang belum pernah coba olahan daun kelor sebelumnya, pasti akan tertarik bersama dengan olahan yang satu ini. Para fans makanan pedas harus untuk mencicipi Uta Kelo saat berkunjung ke Donggala.

Selain rasanya yang menggiurkan, daun kelor yang menjadi bahan utama dalam pembuatan Uta Kelo, mempunyai khasiat yang bagus untuk tubuh. Daun Kelor dipercaya sanggup memulihkan tenaga supaya Uta Kelo sesuai dijadikan menu pilihan kala makan siang untuk mengembalikan tenaga yang terbuang selama beraktifitas. Masyarakat Suku Kaili sendiri mempunyai mitos unik mengenai makanan satu ini, mereka yakin bahwa kalau ada orang luar yang bukan berasal dari Suku Kaili berkunjung mencicipi Uta Kelo, orang berikut akan mempunyai rasa rindu atau mengidamkan ulang ke wilayah daerah Suku Kaili bermukim, terhitung akan berkunjung ulang dan tinggal menetap di wilayah mereka tinggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *