January 24, 2021

Makanan Tradisional Khas Palembang Pempek

Makanan Tradisional Khas Palembang Pempek – Pempek adalah tidak benar satu makanan tradisional khas Palembang. Makanan yang diolah dari Ikan dan Sagu ini mampu bersama amat enteng ditemukan di Kota Palembang. Di toko-toko, di Jalanan, hampir semua orang menjual pempek. Sehingga selain gara-gara tempat asalnya, ketersediaan Pempek di Kota Palembang menyebabkan Palembang disebut sebagai Kota Pempek.

Pada awalannya Pempek dikenal bersama nama ‘Kelesan’ sebutan untuk alat yang digunakan untuk menghaluskan daging ikan berupa cembung bersama semacam kuping di sisi yang berhadapan. Memang, cara pembuatan pempek adalah di-‘keles’ (ditekan-tekan di atas semacam alas yang menyerupai papan cucian. Awalnya ‘penekan’ atau alat untuk menghaluskan ikan terbuat dari batok kelapa yang diberi lubang-lubang. Tetapi alat selanjutnya terhadap era kini sudah digantikan bersama mesin penggiling.

Nama pempek lantas menjadi tenar di Palembang diyakini gara-gara dulunya pempek dijual oleh ‘Apek’, sebutan untuk laki laki tua keturunan Cina. Jadi, saat Apek menjual ke masyarakat, penduduk bakal memanggilnya bersama ‘pek…pek’, agar lama-kelamaan kata ‘pek’ berubah menjadi ‘pempek’. Walau sebetulnya cerita ini masih perlu didalami kembali.

Bahan dasar yang digunakan untuk menyebabkan Pempek adalah ikan. Pada awalannya ikan yang digunakan adalah ikan belida. Pada perkembangannya ikan ini mengalami kelangkaan agar selain mahal termasuk ada problem diperoleh. Keadaan itu menyebabkan penduduk berubah ke ikan yang lebih murah dan lebih enteng diperoleh. Hingga kini sudah banyak style ikan yang dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan Pempek. Ikan selanjutnya dibersihkan bersama cara mengikis kepala dan tulangnya, lalu digiling hingga lumat dan dicampur bersama tepung.

Seiring bersama berkembangnya pengetahuan dan juga berkembangnya keinginan penduduk atas pempek, masyarakatpun terasa memvariasikan style pempek sesuai bersama permintaan. Masyarakat termasuk tambah kreatif bersama bahan baku yang sudah amat enteng diperoleh. Hingga saat ini pempek sudah membawa banyak style bersama rasa yang tidak sama pula. Beberapa diantaranya adalah: 1) Pempek Lenjer, 2) Pempek Keriting, 3) Pempek Tahu, 4) Pempek Kapal Selam, 5) Pempek Pistel, 6) Pempek Adaan, 7) Pempek Kulit, 8) Pempek Telor (Telok), 9) Pempek Panggang (tunu), dan 10 ) Pempek Lenggang.

Pempek dimakan bersama kuah atau saus cair yang oleh penduduk Palembang disebut ‘cuko’. Cuko terbuat dari campuran air gula merah/gula batok, asam jawa, bawang putih dan cabe rawit. Ada termasuk yang menambahkan cuka putih untuk menambah keasaman. Cuko ini dibuat bersama cara dididihkan. Cuko yang sedap miliki aroma yang kuat, kekentalan, rasa pedas, asam dan asin yang pas.

Pada saat ini pempek tidak hanya menjadi konsumsi tempat tinggal tangga teristimewa tapi sudah banyak menolong ekonomi penduduk Palembang dan cukup dikenal oleh banyak kalangan dari beragam daerah. Pempek sudah menjadi oleh-oleh yang tidak mampu ditinggalkan saat datang ke Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *