October 29, 2020

Tempoyak Khas Lampung

Tempoyak khas Lampung ialah olahan peragian durian dengan rasa yang istimewa serta aroma yang sedikit menusuk.

Tempoyak merupakan makanan yang berawal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak ialah santapan yang umumnya disantap bagaikan lauk sahabat nasi. Tempoyak pula bisa dikonsumsi langsung( perihal ini tidak sering sekali dicoba, sebab banyak yang tidak kuat dengan keasaman serta aroma dari tempoyak itu sendiri) serta dijadikan bahan makanan.

Tempoyak diketahui di Indonesia( paling utama di Sumatera serta Kalimantan), dan Malaysia.

Asal usul tempoyak

Tempoyak diriwayatkan dalam Cerita Abdullah bagaikan santapan tiap hari masyarakat Terengganu. Kala Abdullah bin Abdulkadir Munsyi bertamu ke Terengganu( dekat tahun 1836), beliau berkata kalau salah satu santapan kesenangan masyarakat setempat merupakan tempoyak. Bersumber pada asal usul yang terdapat dalam Cerita Abdullah, tempoyak ialah santapan khas dari Malaysia.

Metode pembuatan

Adukan tempoyak terbuat dengan metode mempersiapkan daging durian, bagus durian lokal ataupun ataupun durian monthong( kurang baik sebab sangat banyak memiliki gas serta air). Durian yang diseleksi diusahakan supaya yang telah masak betul, umumnya yang telah terlihat basah. Setelah itu daging durian dipisahkan dari bijinya, sehabis itu diberi garam sedikit. Sehabis berakhir, kemudian ditambah dengan cabai rawit yang dapat memesatkan cara peragian. Tetapi cara peragian tidak dapat sangat lama sebab hendak pengaruhi rasa akhir.

Sehabis cara di atas berakhir, adukan ditaruh dalam tempat yang tertutup rapat. Diusahakan buat ditaruh dalam temperatur ruangan. Dapat pula dimasukkan ke dalam kulkas( bukan freezer- nya) tetapi peragian hendak berjalan lebih lelet.

Tempoyak yang dewasa 3- 5 hari sesuai buat terbuat sambal sebab telah asam tetapi sedang terdapat rasa manisnya. Sambal tempoyak umumnya dipadukan dengan ikan Teri, ikan abang, ikan mujair atau ikan- ikan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *